Langsung ke konten utama

Pilih Jalan Benar

 

Materi Penyuluhan Agama Katolik Remaja Bina Putra
Selasa, 23 Juni 2026

Tema:

“Memilih Jalan yang Benar di Tengah Tantangan Hidup”

Dasar Kitab Suci:

Matius 7:12-14

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya.” (Mat. 7:12-13)

Tujuan Penyuluhan:

  1. Remaja memahami pentingnya memperlakukan orang lain dengan kasih dan hormat.
  2. Remaja mampu membedakan pilihan hidup yang baik dan yang buruk.
  3. Remaja terdorong untuk berani memilih jalan yang benar meskipun tidak selalu mudah.

Materi:

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan dua hal penting. Pertama, kita diajak untuk memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Sikap saling menghormati, membantu, dan mengasihi menjadi dasar kehidupan bersama yang damai.

Kedua, Yesus berbicara tentang "pintu yang sesak" dan "jalan yang sempit". Jalan yang benar sering kali menuntut pengorbanan, disiplin, kejujuran, dan keberanian. Sebaliknya, jalan yang mudah sering menggoda kita untuk mengikuti pergaulan yang tidak baik, kemalasan, kebohongan, atau tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sebagai remaja Katolik, kita dipanggil untuk memilih jalan Kristus. Walaupun terkadang sulit, jalan itu membawa kita kepada kebahagiaan sejati, kedewasaan iman, dan masa depan yang lebih baik.

Refleksi:

  • Apakah saya sudah memperlakukan teman dan keluarga seperti saya ingin diperlakukan?
  • Pilihan hidup apa yang sedang saya hadapi saat ini?
  • Apakah saya berani memilih yang benar meskipun lebih sulit?

Komitmen:

Minggu ini saya akan berusaha:

  • Bersikap lebih ramah dan menghargai sesama.
  • Menghindari perkataan yang menyakiti orang lain.
  • Berani berkata jujur dan melakukan yang benar.

Doa Penutup:

Tuhan Yesus, bimbinglah kami agar mampu memilih jalan yang benar dalam hidup kami. Berilah kami hati yang penuh kasih sehingga kami dapat memperlakukan sesama sebagaimana Engkau mengajarkan kami. Amin.


Untuk mendukung tema “Memilih Jalan yang Benar di Tengah Tantangan Hidup” (Mat. 7:12-14), berikut permainan yang cocok untuk remaja Bina Putra:

Games: "Pilih Jalanku"

Tujuan

  • Melatih remaja membedakan pilihan yang baik dan yang kurang baik.
  • Mengajak remaja memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi.
  • Menghubungkan pesan Injil tentang "pintu yang sesak" dan "jalan yang sempit".

Alat

  • Kertas berisi berbagai situasi kehidupan remaja.
  • Dua papan atau tulisan:
    • Jalan Kristus
    • Jalan yang Menyesatkan

Cara Bermain

  1. Peserta dibagi menjadi 2 atau 3 kelompok.
  2. Penyuluh membacakan atau menunjukkan kartu situasi.
  3. Setiap kelompok berdiskusi selama 30 detik lalu memilih ke arah mana mereka akan berjalan (menuju papan "Jalan Kristus" atau "Jalan yang Menyesatkan").
  4. Kelompok menjelaskan alasan pilihannya.
  5. Penyuluh memberikan penguatan berdasarkan ajaran Gereja dan Kitab Suci.

Contoh Kartu Situasi

  • Teman mengajak menyontek saat ujian.
  • Ada teman yang sedang sedih dan membutuhkan bantuan.
  • Menemukan uang di halaman sekolah tanpa mengetahui pemiliknya.
  • Diajak teman membully teman lain di media sosial.
  • Orang tua meminta bantuan saat kita sedang bermain game.
  • Melihat teman melakukan kesalahan dan berani mengingatkannya dengan baik.

Poin Refleksi

Setelah permainan, tanyakan:

  • Mengapa memilih jalan yang benar terkadang terasa sulit?
  • Apa tantangan terbesar yang sering dihadapi remaja?
  • Bagaimana Yesus membantu kita memilih yang benar?

Ice Breaking Tambahan: "Langkah Iman"

  1. Buat garis start dan finish.
  2. Penyuluh membacakan pernyataan.
  3. Jika peserta merasa pernah melakukan hal positif tersebut, maju satu langkah.

Contoh pernyataan:

  • Saya pernah membantu teman yang kesulitan.
  • Saya pernah meminta maaf ketika bersalah.
  • Saya pernah berdoa untuk orang lain.
  • Saya pernah menolak ajakan yang tidak baik.

Peserta yang mencapai garis finish bukanlah pemenang utama, melainkan semua diajak menyadari bahwa hidup beriman dibangun melalui langkah-langkah kecil setiap hari.

Pesan Penutup:
"Pintu yang sesak memang tidak mudah dilewati, tetapi bersama Yesus kita mampu memilih jalan yang membawa kehidupan dan kebahagiaan sejati." (Mat. 7:13-14)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjumpaan di Juni

Materi Penyuluhan Agama Katolik untuk Remaja Katolik di Panti Bina Putra Tema: "Kalian adalah Terang Dunia" (Matius 5:14-16) A. Pembukaan Salam sejahtera bagi adik-adik yang terkasih dalam Kristus. Setiap orang memiliki nilai dan peran yang penting di hadapan Tuhan. Meskipun kita berasal dari latar belakang yang berbeda, Tuhan memanggil kita untuk menjadi terang bagi sesama. Terang tidak harus besar dan mencolok. Sebuah lilin kecil pun mampu mengusir kegelapan. Demikian pula hidup kita, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, dapat membawa harapan bagi orang lain. B. Bacaan Kitab Suci Matius 5:14-16 "Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di ...